Kota Jeddah atau Mesir

.

Laut Merah, Jeddah 6 Mei 2014

Fahri:Sebelum aku ke sini, cuma ada dua hal yg bikin aku kagum sama Mesir. yaitu al-Azhar dan sungai Nil. karena tanpa sungai Nil, tidak ada Mesir dan tidak ada al-Azhar.

Maria: Aku juga suka. kalau tidak ada sungai Nil pasti tidak ada Mesir tidak ada perabadan dan yang hanya ada gurun pasir. Kau percaya jodoh Fahri? Aku rasa sungai Nil dan Mesir itu jodoh.

Fahri:Ya! Setiap orang…..

Maria:punya jodoh masing-masing..

Maria: Itu yang selalu kamu bilang. Aku rasa sungai nil dan mesir itu jodoh. Senang ya, kalau kita bisa bertemu jodoh yang diberikan tuhan dari langit.

Dialog antara Fahri dan Maria pada film ayat-ayat cinta terlintas dalam pikiranku ketika aku duduk di tepi Laut Merah Jeddah.
Aku bertanya sendiri pada pikiranku ketika aku duduk di tepian laut Merah. Ini seperti hal nya film yang pernah aku tonton.

Jika aku adalah Maria dan kamu adalah fahri, lalu didalam benakku aku bertanya :

“Apakah Laut Merah dan Kota Jeddah juga berjodoh sehingga mereka bisa dipertemukan?”

Buru-buru kutepis perasaan dan pertanyaan yang muncul dihatiku.

aku melihat rumput-rumput laut yang terbias oleh air laut, lalu menganalogikan diriku seperti hal nya rumput-rumput itu.
andai aku boleh memilih ingin tumbuh dimanapun yang aku inginkan. Laut merah atau sungai nil.

Tapi tak bisa dipungkiri bahwa memilih bukanlah hal yang mudah, kadang perihal jodoh ataupun tidak adalah takdir yang sudah ditulis dan diukir oleh Sang maha Pencipta di setiap buku garis kehidupan.

Jika aku bisa memilih dan diberi kesempatan memilih,
ingin rasanya aku sekarang berada ditepian sungai nil dan tetap disana sampai akhir,
ingin rasanya menjadi mesir yang berjodoh dengan sungai nil saja.
Bukan pilihan lainnya yaitu kota Jeddah yang berjodoh dengan Laut Merah.

Tapi, disinilah aku sekarang. Duduk di tepian batu karang Laut Merah.
Aku sedang berada di Laut Merah, menjadi kota Jeddah yang berharap bisa kembali menjadi Mesir.

Sekali saja, izinkan aku memilih.
Sekali saja, izinkan aku membuat keputusan.
Sekali saja, Terima aku, apapun keputusanku.

Ingin menjadi kota Jeddah untukmu, atau tetap bertahan dengan harapan menjadi Mesir dengan sungai Nilnya. 🙂

IMG_6037

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s