Nikmatnya Bernafas di Dalam Air

Hai-hai Reader, How are you ?

Kangen juga nih nulis, setelah beberapa waktu yang lalu saya galau karena dilanda sakit. Alhamdulilah berkat doa dari teman-teman semua saya kembali bisa menulis di sini dengan hati riang gembira. Hehe.

Langsung saja ya, Pasti reader bertanya-tanya nih kenapa judul postingan saya kali ini adalah tentang “Nikmatnya bernafas di dalam air ” ? haha,  Maksudnya bukan kita bernafas ketika di dalam air seperti halnya seekor ikan , Reader.

Tapi, Kali ini kita akan bicara soal teknik mengambil nafas saat kita berenang di dalam air dan menikmati rasanya berenang sambil bernafas tanpa perlu menahan nafas.

***
Jantung merupakan organ tubuh terpenting dalam hidup kita, kebayang kan kalau jantung kita berhenti berdenyut ? yes, Alright. bisa tewas seketika. Jantung bertugas memompa darah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh kita, Nah untuk bisa bekerja dengan baik, maka jantung memerlukan oksigen yang kita hirup melalui nafas dari udara sekitar kita.

Lalu, Bagaimana caranya bernafas ketika kita sedang berada  di dalam air ?  Jawabannya mudah saja, do it as simple as possible. Kebanyakan perenang pemula (seperti saya ) biasanya menahan nafas (tidak bernafas) selama wajahnya berada dalam air, lalu pada saat wajahnya keluar dari permukaan air ia membuang dan menghirup nafas sekaligus. Ini adalah cara yang kurang tepat.  Alasannya, waktu yang tersedia ketika wajah kita diatas permukaan air tidaklah cukup untuk melakukan dua kegiatan tersebut sekaligus: yakni membuang nafas dan menghirup nafas.

lalu bagaimana cara bernafas yang lebih tepat,Reader?

Cara yang benar sangatlah sederhana: buanglah nafas ketika wajah berada didalam air, dan hiruplah nafas ketika wajah keluar dari air.

Sewaktu wajah berada didalam air, buanglah nafas melalui hidung  dalam bentuk gelembung-gelembung air. Beberapa perenang benar-benar tidak perlu menahan nafas sama sekali ketika wajahnya berada didalam air. Artinya, ia dengan santai membuang nafasnya selama berada didalam air, tanpa perlu menahan nafas. Namun beberapa perenang yang lainnya ada juga yang menahan nafas selama berada didalam air, dan pada timing tertentu saat sudah tidak kuat lagi menahan nafas ia membuang nafasnya di dalam air.

Saya sendiripun kadangkala membuang nafas secara terus-menerus (tanpa sedikitpun menahan nafas) ketika berada didalam air, namun kadangkala saya juga menahan nafas lalu sesudah itu baru membuang nafas (dalam keadaan masih berada didalam air, tepatnya beberapa saat sebelum menyembul ke atas permukaan air). Yang penting, buanglah nafas ketika masih berada didalam air, bukan ketika berada diatas permukaan air.

Adapun untuk menghirup nafas, lakukanlah dengan mulut kita Reader, ketika wajah kita sedang menyembul diatas permukaan air. Begitulah cara bernafas yang tepat ketika berenang.  😀

***

Tapi, Ada satu lagi nih Reader, gaya berenang yang paling nikmat dari semua gaya renang yang ada menurut saya, yaitu : gaya punggung.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Reader mau tau tekniknya ? Nah, begini Reader, beberapa teknik renang gaya Punggung :

Backstroke

Gerakan Kaki :
  1. Kaki kanan dan kiri digerakkan naik turun secara bergantian (seperti orang yang sedang berjalan /seperti gaya bebas tetapi dengan posisi wajah menghadap ke atas)
  2. Kaki digerakkan bergantian dengan cukup cepat agar arah renang tidak melenceng/berbelok
Gerakan Tangan
  1. Posisi awal satu tangan lurus di atas kepala.
  2. Kemudian langsung mengayuh ke belakang menuju pinggang.
  3. Kemudian angkat keluar dari permukaan air dan kembalikan ke posisi awal
  4. Lakukan hal yang sama dengan tangan yang satunya.
    Jadi tangan kiri dan kanan bergerak secara bergantian, ketika tangan kiri keluar dari dalam air, tangan kanan masuk ke dalam air, begitu seterusnya.
Gerakan kombinasi tangan, kaki & mengambil nafas
Kaki terus bergerak seperti pada point 1 di atas. Dengan gaya ini, tidak akan ada masalah kesulitan dalam pengambilan nafas karena wajah kita berada di atas air. Mungkin yang jadi masalah adalah apakah kita sudah sampai ujung kolam atau belum, karena kita tidak bisa melihatnya (mata kita menghadap ke atas). Hal ini bisa diatasi dengan menghitung gerakan tangan.
Tips Belajar Renang Gaya Punggung :
  1. Posisi kaki jangan terlalu di permukaan air, melainkan agak masuk ke dalam air. Hal ini akan membantu kecepatan dan juga memudahkan kepala tetap berada di atas.
  2. Kaki terus bergerak, jangan berhenti. Hal ini agar arah renang kita tidak melenceng/berbelok.
  3. Telapak kaki agak diluruskan sedemikian rupa sehingga menjadi lurus / sejajar dengan tulang kaki.
  4. Posisi kedua kaki berdekatan satu dengan yang lainnya.
  5. Dagu agak didekatkan ke dada, hal ini akan membantu kecepatan dalam berenang.
  6. Gerakan tangan ketika masuk ke dalam air, maka sisi telapak tangan yang masuk ke dalam air terlebih dulu. Hal ini memperkecil tahanan dari air.

    Narsis dikit aah... ~

    Narsis dikit aah… ~

Begitu lah kira-kira tips bernafas dan menikmati bernafas ketika senang berenang, Reader. Semoga bermanfaat dan  Selamat mencoba ! 😀

Advertisements

One comment on “Nikmatnya Bernafas di Dalam Air

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s