Muhasabah Cinta

 Malam ini saya terbangun dengan perasaan yang tidak begitu enak, rasanya agak galau gusau kasau apapun kata yang cocok untuk menggambarkan suasana hati yang tidak begitu fit. Lalu saya bangun dan tergerak untuk mengambil air wudhu, berniat menunaikan shalat dan mungkin saja bisa membantu saya menghapus sedikit kegelisahan dan ketidakstabilan emosi kala itu. Seusai shalat dan merapal beberapa doa untuk Nabi Muhammad SAW, kedua orang tua, dan beberapa orang terdekat yang saya sayangi. saya mencoba membuka Al-Quran yang selama ini jarang sekali saya baca. Mungkin bisa dihitung dengan jari berapa kali dalam satu bulan saya membacanya. Saya menyadari dan mengakui pada diri saya sendiri bahwa sejujurnya kegelisahan hati ini disebabkan oleh sesuatu yang belum halal di mata Allah yang begitu saya harapkan keberadaannya sekarang, kerinduan dan rasa cinta yang saya simpan dalam hati sendiri hingga berakhirlah dia memenuhi hati dan pikiran saya dengan bisikan-bisikan syetan yang mengajak saya kepada kegalauan dan kekosongan. Kerinduan pada manusia memang membawa hati menjadi sempit, memendekkan akal, mengosongkan pikiran dan membirukan hati suci yang diberikan Allah SWT.
     Sebelum membuka Al-Qur’an saya memohon ampun, petunjuk dan hidayah serta perlindungan dari Allah SWT. Saya membacanya dengan terbata-bata, perlahan-lahan dengan nyanyian yang juga tidak merdu, saya hanya ingin menenangkan hati saya dengan membacanya. Surah Al-An’am ayat 45-61 ; saya melanjutkan apa yang sebelumnya pernah saya baca. Ketika saya membaca dengan perlahan surah ini, tidak terasa air mata saya menetes. Ayat ke 48 dalam surah ini seakan memberi peringatan begitu jelas dari Allah SWT kepada saya untuk melakukan perbaikan diri  :

” Para Rasul yang Kami utus itu adalah memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Barang siapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati “

    Sejenak ketika saya menutup bacaan Al-Qur’an saya saat itu, saya menyadari bahwa mungkin inilah petunjuk dari Allah SWT,  kegelisahan dan ketakutan di hati ini adalah sebab dari kurangnya perbaikan diri yang saya lakukan. Kurangnya perbaikan dari rasa cinta yang Allah anugerahkan dihati saya dan hati orang-orang terkasih yang begitu saya rindukan saat itu. Malam ini saya merasa begitu khidmad dan tenang selepas membaca beberapa peringatan dan surat cinta dari-Nya. saya perlu melakukan perbaikan atas diri saya, atas rasa cinta yang Allah berikan agar tidak dijadikan sarang oleh syetan yang membuai cinta tersebut dengan nafsu dan kefasikan.

Terimakasih Allah karena sudah menitip rasa cinta dihati hamba dan dihati orang terkasih yang begitu hamba rindukan pada malam yang sunyi ini. Engkau yang menciptakannya, Engkau pulalah yang mampu menghapuskannya. Engkau yang menciptakan rindu yang memburu menyesakan, Engkau pulalah yang akan menentramkannya. Engkau yang menganugerahi hati hamba dengan rasa yang terkadang tak mampu hamba tanggung sendiri.  Fitrah hamba sebagai seorang manusia yang membawa hamba menjadi makhluk yang begitu lemah, bahkan ketika Engkau titipkan cinta yang suci untuk hamba jaga sekalipun hamba mengotorinya dengan nafsu dan bisikan-bisikan syetan yang membawa hamba pada kesesatan. Malam ini hamba muhasabahkan cinta yang ada di hati hamba untuk mereka yang begitu hamba rindukan kehadirannya, Hamba meminta kepada-Mu untuk membantu hamba mensucikan apa yang seharusnya suci dan menentramkan apa yang seharusnya tentram dengan kalam-Mu. maka Ampunilah hamba atas segala resah dan gelisah yang tidak bertanggung jawab, ampunilah air mata hamba yang jatuh menetes bukan karena takut kepada-Mu, ampunilah segala dosa dan lara yang hamba ciptakan untuk hati hamba yang begitu lembut kau ciptakan, ampunilah hamba karena telah membuatnya menjadi keras dan kotor akan nafsu dunia yang melenakan. Allahku  sang pemilik mahacinta, berilah hamba kekuatan untuk menunggu apa yang seharusnya hamba tunggu, untuk bersabar dikala sulit dan bahagia, untuk meluruskan segala rasa cinta yang salah dan membawa hamba pada sesak yang berkepanjangan. Tunjukilah hamba jalan yang lurus menuju kebaikan-Mu. Jika Engkau menakdirkan orang terkasih menjadi kekasih abadi hamba di syurga jangan biarkan mereka jauh hatinya dari kecintaan Mu yang tulus dan suci, jika tak Kau takdirkan mereka bersama hamba tolong balut luka dihati hamba dengan kasih sayang-Mu.Tuhanku sang Mahacinta, tolong jangan lemahkan hamba dengan mencintai manusia, kuatkanlah hamba dengan cinta-Mu. Bimbinglah hamba dan orang terkasih diantara hamba menuju jalan-Mu yang lurus, butakanlah mata kami dari apa yang tak sepantasnya kami lihat, tulikanlah telinga kami dari segala bujuk rayuan syetan, dan lumpuhkanlah tubuh kami dari melakukan perbuatan yang menistai keagungan-Mu. Sesungguhnya hanya kepada-Mu lah aku berlindung.

Semoga Allah SWT selalu menjagamu disana dan menjaga ku disini. bersyukurlah atas perpisahan yang Allah ciptakan diantara tubuh-tubuh kita yang terkadang mudah terpedaya oleh bisikan syetan. Allah menitipkan cinta dihatiku dan hati mu, lalu menjaga kita dengan cara yang memang terasa menyesakan, tapi begitulah caranya yang terkadang tak bisa kita syukuri keindahannya. Aku lebih baik terpisah denganmu di dunia ini, asalkan Allah menyatukanku dengan orang-orang yang aku cintai di surganya. Sekali lagi ku rapalkan doa untuk keselamatan dan kesehatanmu, semoga Allah selalu menjaga, menjaga hatimu dari dosa dan kehinaan. amin 🙂
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s